pagi ini jay's sangat berterima kasih kepada MY hero, BIBI. Sudah dua hari jay's krisis moneter. Uang jay's sudah habis, sekarang jay's hanya mengharapkan pemasukan dari penjualan buku jay's. Disinilah BIBI My hero berperan sebagai penyelamat jay's. Entah mengapa BIBI sangat perhatian ke jay's, selayaknya jay's ini adalah anak BIBI, jay's sangat bersyukur.
Kemarin siang jay's sangat lapar, jay's tidak makan dari pagi hinga siang. Saat jay's keluar kamar, jay's hendak ke kamar mandi, BIBI MyHERO tiba-tiba datang, bertanya pada jay's.. "jay's udah makan belum?" kata BIBI, "belum bi.." kata jay's sambil melontarkan senyum kepada BIBI. "kenapa nggak makan jay's??" tanya BIBI lagi. "uang pembelian buku jay's belum dikirim BI.." sambung jay's, berbohong. "jadi, kapan atuh uangnya dikirim sama yang beli buku ke jay's?" kata bibi. "gak tahu bi, mungkin sore ini.. tapi jay's gak bisa mastiin" balas jay's. "ya.,udah,, BIBI kasih kamu nasi yah.." kata BIBI sambil berbalik memunggungi jay's. "eitss.. gak usah BI, jangan epot-repot, jay's belum lapar kok.." jay's berbohong, "BI.. kalau BIBI kasih jay's nasi, jay's gak bakaln makan.." sambung jay's. "atuh lah..jay's gak apa-apa.. BIBI ikhlas" kata BIBI My HERO. "NOO..NO.NO.. SEKALI no tetap NO BIBI" kata jay's sambil menggeleng kepala. perdebatan tentang makanan piun berlajut antara jay's dan BIBI MYHERO. Akhirnya perdebatan itu dimenangkan oleh Jay's. Tidak lama berselang, tiba-tiba pintu kamar jay's terbuka, muncul sesosok makhluk.. dqan ternyata itu BIBI MY HERO, ada sepiring nasi ditangannya. Ia dengan sigap menaruh piring dilantai setelah membuka pintu dengan kecepatan maksimal, dan berlalu pergi. Jay's kalah telak dan akhirnya jay's makan, dan KENYANG..
Siang pun bisa dilalui jay's dengan aman, tentram dan damai. Seharian jay's hanya berada di dalam kamar. bergelut dengan laptop, buku, nge-upil, dan tidur. pada malam hari, pertahanan jay's mulai goyah, satpol pp diperut jay's mulai lemah untuk mengawasi cacing berdiskotik. akhirnya, satpol pp diperut jay's pingsan dan cacing pun merdeka, mereka mulai menyalakan musik dan berdiskotik ria. jay's sebagai kepala pemerintahan, merasakan sesuatu yang tidak beres dengan tubunya. jay's pun mulai memantau aktifitas cacing tadi. betapa kagetnya jay's, ia mendapati cacing-cacing mulai berdiskotik, shuffle, bahkan breakdance. "aku harus mengambil tindakan.." gumam jay's dalam hati. seketika dipikiran jay's terlintas uang 10.000 rupiah yang terselip di kantong celana jay's. sedetik kemudian, jay's menyambar celana itu dan ,ulai mengiterogasi celananya, sampai akhirnya menemukan yang jay's cari, uang 10.000 ribu. dengan kecepatan maksimal jay's bergegas membuka pintu dan bertolak ke tukang bubur. setelah pesanannya siap, jay's kembali ke kamarnya, dan mulai mengirimkan bantuan bubur kepada para satpol pp yang pingsan tadi, akhirnya satpol pp bangun dan mulai mengamankan caing-cacing itu. "ahh.. razia..razia.. sembunyi boo.. sembunyi,, aqiqa nggk mau ditangkopspos" teriakan terdengar dari salah satu cacing rempong. jay's puas mendengar teriakan itu. ia kembali melakukan aktifitas kepala negara dengan tentram dan damai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar