jay's sekarang lagi bored tingkat maksimal. jay's harus menungu mata kuliah sampai jam setengah 3 siang. hal yang jay's tidak suka. menunggu. jay's sedang duduk di depan ruang 204. di kursi deret berbusa warna merah. biasanya jay's akan mengisi kekosongan waktunyha dengan nongkrong di mang kentang di depan kampusnya. tetapi hari ini jay's malas. terlalu malas untuk melakukan hal itu.
jay's tiba-tiba teringat kejadian di kelas tadi, di ruang 304, mata kuliah Pengantar Ilmu hukum. ia di singgung selama mata pelajaran itu. sangat bete jay's karenanya. jay's di singgung karena memakai pakaian yang tidak layak, menurut si dosen. hari ini jay's memakai setelah celana jeans sobek dengan kaos tipis abu-abu lengan panjang di lapis dengan baju kaos kerah loreng hitam dan abu-abu. menurut jay's tidak ada yang salah dengan setelan jay's hari ini. ia berpenampilan seperti biasanya kok, sejauh ini menurut jay's. tapi entah mengapa, memang hari ini dunia berbalik melawannya. haduhh..jay's pusing. hari ini serasa leceuk banget.
saat jay's lagi duduk di depan kelas 204, tiba-tiba short message diterima di blackberry jay's. isinya tentang jadwal meeting organisasi seni yang diikuti jay's. OMG... apakah dunia masih ingin menghancurkan hariku yang semestinya indah ini??? apakah tidak cukup dengan inderictly omelan oleh dosen.
seketika jay's meriview ingatannya. ia teringat PAB yang diadakan organisasi tadi. oh my to the god... berjubel daftar keperluan untuk PAB melintas di benak jay's, jahe...gula aren.. jas hujan.. dan berbagai tetekbenget yang menurut jay's tidak bakal ada kaitannya dengan PAB itu. bayangkan aja.. pelantikan anggota baru, kita dsuruh bawa gula aren, jahe, dsb..emang kita bakal disuruh buat wedang jahe di sana?? pastinya tidak. jay's yakin-seyakin-yakinnya, jay's tidak akan membuat wedang jahe pada saat PAB itu. yah.. tapi itulah indonesia, penuh dengan formalitas yang tidak penting. seluruh formalitas itu selalu dipaksakan dengan dalih mengetes kedisiplinan-lah, mengetes ketelitian-lah, dsb. berjubel alasan dikeluarkan oleh senior untuk itu. hadeuhh..formalitas..formalitas.. kapan akan berubah.
bertambah jauh jay's meriview. tibalah jay's pada titik FINANSIAL. OMG.. masalah tidak cukup datang sampai disini. selain jay's harus memenuhi perasyaratan tool's yang harus di bawa jay's. sekarang jay's bertumpu pada masalah finansial. keuangan. secara, jay's berlatar belakang manusia yang hidup di kost-kostan, otomatis segala aspek kehidupan jay's pastilah sangat terbatas. bahkan kebutuhan primer pun bisa berubah drastis menjadi kebutuhan tersier. bayangkan.. sebuah baju pun, di pasar RangKas (Barang Bekas) bisa menjad sangat exclusive untuk anak kost-kostan. OMG.. sekarang otak jay's meng-compare masalah finansial itu dengan prasyarat yang gak penting untuk PAB. tiba-tiba pandangan jay's berubah hitam, gelap. jay's merasa tangannya kaku, "kayaknya aku terkena struk ringan deh" batin jay's.. memang benar tangan jay's terkena struk.. struk (kaku) merogoh dompetnya, takut mengintip isi dompetnya. haduh... apakah dunia tidak bisa lebih buruk lagi??